Home Tips Syarat Pengambilan BPKB di FIF, Lengkapi Beberapa Dokumen Ini

Syarat Pengambilan BPKB di FIF, Lengkapi Beberapa Dokumen Ini

0
Syarat Pengambilan BPKB di FIF, Lengkapi Beberapa Dokumen Ini

Pengambilan BPKB di FIF – BPKB merupakan dokumen penting yang berbentuk buku yang menunjukkan bukti kepemilikan bagi para pemilik kendaraan baik kendaraan motor maupun mobil. Pengurusan bpkb dapat dilakukan bagi pengajuan yang baru maupun pergantian nama pemilik secara online.

Untuk pengambilan buku tersebut, syarat pengambilan bpkb di fif, lengkapi beberapa dokumen ini adalah kata kunci yang dicari para pemilik kendaraan yang ingin mendapatkan bukti kepemilikannya secara online.

Pembelian kendaraan motor melalui sistem kredit maupun leasing adalah salah satu cara yang ditempuh untuk memperingan masyarakat agar mampu membeli motor baru dengan cara mengangsur atau kredit untuk pelunasan pembayaran motornya.

Advertisements

Wajib tahu Cara Pengambilan BPKB di FIF

Sistem pembayaran angsuran untuk pelunasan motor dapat dilakukan secara langsung ke cabang fif, ATM, ataupun kantor pos. Jika sudah terjadi pelunasan, maka pemohon kredit berhak mengambil dan mendapatkan buku bukti kepemilikan motornya.

Dokumen-dokumen yang harus dilengkapi jika ingin memperoleh bpkb dapat dipelajari secara mendetail. Dokumen-dokumen yang harus dipersiapkan untuk pembelian yang dilakukan oleh pemohon kredit cukup membawa ktp asli dan surat bukti pembayaran terakhir.

Jika pemohon kredit berhalangan dan pengambilan bpkb diwakilkan kepada orang lain, maka 4 dokumen harus dipersiapkan yaitu: surat kuasa bermaterai dari pemohon kredit, surat bukti pembayaran terakhir, fotokopi identitas berupa ktp pemohon kredit, ktp asli dan fotokopi ktp dari pihak pengambil yang bukan pemohon kredit.

Jika dilihat dari halaman website tentang syarat pengambilan bpkb di fif, lengkapi beberapa dokumen ini memang cukup sederhana, tidak rumit dan berbelit-belit. Secara mendasar hanya memerlukan surat tanda pengenal dan surat bukti pembayaran terakhir. Baca Ciri STNK dan BPKB Palsu

Advertisements

Surat bukti pembayaran terakhir belum tentu menunjukkan bahwa pemohon kredit benar-benar sudah melunasi pembayaran angsuran motor. Sehingga sebelum mengajukan pengambilan bpkb, pemohon kredit sebaiknya melakukan pengecekan dengan petugas pemberi kredit.

Hal ini untuk menyamakan persepsi dari kedua belah pihak bahwa angsuran benar-benar sudah terlunasi dan tidak ada denda karena keterlambatan mengangsur uang cicilan pembelian motor.

Komunikasi dari kedua belah pihak tentang kepastian pelunasan kredit motor dapat dilakukan melalui telepon, tetapi akan lebih efektif jika dilakukan secara langsung ke cabang fif sehingga dapat ditunjukkan secara langsung bukti-bukti angsuran dan pembayaran.

Mengingat pelunasan kredit kendaraan bermotor dilakukan dalam kurun waktu yang lama bahkan bertahun-tahun, ada baiknya pemohon kredit menyimpan bukti pembayaran angsuran dari awal tahun pembayaran sampai akhir tahun pelunasan.

Hal ini untuk memberikan perasaan aman dan menunjukkan kepada kita sendiri bahwa kita sudah melakukan kewajiban angsuran dan berhak untuk mendapatkan bpkp.

Setelah Anda mendapatkan bukti kepemilikan motor, sebaiknya Anda meneliti apakah dokumen yang tertera sesuai dengan identitas Anda. Pastikanlah nama dan biodata di bpkp sesuai dengan identitas pengenal Anda. Baca Biaya Mengurus BPKB Hilang

Jika dokumen menunjukkan ketidaksesuaian, Anda dapat langsung meminta pemberi kredit untuk mengkoreksi. Untuk lebih jelasnya dapat dengan mudah diklik informasinya pada syarat pengambilan bpkb di fif, lengkapi beberapa dokumen ini di website.

Hal lain yang perlu Anda perhatikan adalah kesesuaian informasi motor dengan keterangan yang ada di buku kepemilikan, misalnya: jenis motor, nomor mesin dan rangka mesin.

Advertisements
Load More Related Articles

Tinggalkan Balasan